*MENSYUKURI NIKMAT KEAMANAN…*

Tak terasa saya sudah tinggal lebih dari satu dasawarsa di negara ini, tepatnya hampir 12 tahun. Negara ini tidaklah besar hanya 11ribu km square atau mungkin seluas dua kali kota Jakarta dan mayoritas populasi negara ini adalah expatriat dengan ratio kurang lebih 1:5. Jika Anda melakukan survey, saya cukup yakin akan ditemukan mayoritas expatriat yang ada disini sudah tinggal lebih dari 5 tahun, bahkan seorang kawan sudah tinggal lebih dari 25 tahuan disini! Anda boleh tebak-tebak mengapa expatriat betah berada disini?

Seperti lumrahnya tinggal dimana saja selalu ada suka dan dukanya tetapi jujur saja nikmat keamanan menjadi salah satu yang utama dirasakan disini. Saya coba amati mengapa negeri ini begitu aman sehingga patutlah menempati urutan kesepuluh the safest country on earth dalam penilaian World Economic Forum (WEF) ditahun 2017. Orang berbuat kriminal akan berpikir banyak kali karena ancaman hukuman yang akan diterimanya. Jadi kuncinya adalah penegakan hukum ternyata… sehingga janganlah sebuah negara bermimpi untuk menjadi adil dan makmur bila penegakan hukumnya masih amburadul. Hukum disini berwibawa bukan karena polisinya yang kekar atau sangar tetapi memang hukum berwibawa karena law enforcement-nya dilakukan tanpa tedeng aling aling plus tidak mengenal sogok atau pat gulipat. Bila Anda singgah kemari akan lumrah mendapati polisi atau tentara yang berpenampilan nyunnah berjanggut tebal dan maaf jauh dari kekar tetapi orang tetap respek dan taat kepadanya karena ada hukum yang berwibawa dibelakang mereka. Jelas bukanlah hal yang mudah untuk menjaga keamanan dan ketentraman negara dengan populasi ratusan ragam nationality-nya dengan beragam kultur serta perilakunya.

Sudah sangatlah sering saya terlupa kunci tertinggal diluar pintu apartment dan dikunci itu terdapat pula berbagai macam kunci lainnya seperti mobil dan lain-lain tapi alhamdulillah tidak pernah sekalipun hilang bahkan kunci mobil tertinggal di pintu luar mobilpun pernah sekali waktu terjadi itupun juga tidak ada yang mengotak-atik masih nyantol dipintu kuncinya. Tidak sampai disitu satu waktu mobil saya sliding door-nya terbuka full ketika parkir dipinggir jalan dan saya tinggalkan lebih dari 1.5 jam tetapi tidaklah terjadi apapun dengan mobil saya kecuali interior mobil menjadi berdebu. Anda silahkan jalan bebas dimanapun dan jam berapapun saja dinegeri ini tanpa perlu takut dicopet atau dibegal atau sejenisnya.

Ada seribuan lebih mesjid bertebaran hampir disetiap jengkal negara ini. Mesjid dengan kualitas wahid karpet nan tebal super bersih, toilet dan jamban super bersih, mesjid full AC dengan lantunan adzan nan merdu dari sang muadzin berkumandang 5 hari sekali. Ketika Anda sedang dalam satu perjalanan dari satu titik ke titik lainnya dan mendengar adzan akan dengan mudah Anda bersholat jama’ah dengan melihat menara masjid terdekat. Hingga tak ada hujjah bagi kaum lelaki untuk tidak pergi ke mesjid disetiap sholat wajib lima waktu dimanapun kita berada. Ketika Anda sholat dimesjid tidaklah perlu risau akan sepatu/sendal Anda yang mahal hilang dicuri orang walaupun harga sepatu Anda misalnya ratusan juta. Fakta membuktikan lebih dari satu dasawarsa disini tidak pernah sekalipun saya kehilangan sendal di mesjid kecuali pernah terjadi satu kali itupun karena sandal saya tertukar dengan jama’ah lain yang punya sendal merk dan warna yang sama dengan saya hanya beda ukuran sedikit 🙂

Kaum wanita disini dimuliakan dalam arti sebenarnya. Bila Anda antre disatu antrean misal ketika mengurus ktp disini maka polisi akan memberikan prioritas dan mendahulukan daripada kaum pria. Bila ada seorang wanita mengendarai kendaraan dan mengalami accident mobilnya maka serta merta mobil lainnya memberikan bantuan. Para wanita berhijab yang bekerja dikantoran normally akan diberikan tempat duduk dipojok yang tidak banyak dilalui oleh lawan jenis, paling tidak ini praktik dikantor saya. Sekalipun saya belum pernah mendengar kasus pelecehan wanita berhijab selama tinggal disini, sebuah pelanggaran super serius buat Anda melakukan pelecehan pada wanita disini.

Sangatlah jarang saya melihat berita kriminal di TV atau koran, kalopun muncul beritanya adalah saat vonis dijatuhkan sehingga pesan yang disampaikan adalah bila Anda berbuat kriminal itulah hukumannya untuk memberi efek jera pada siapapun yang membacanya. Jadi jangan dibayangkan disini ada TV show disebutkan ada kriminal ini itulah dengan detail bagaimana kriminal itu terjadi yang seolah olah malah mengajari orang tahu cara berbuat kriminal yang sebelumnya tidak tahu. Anda yang berbuat onar misal berkelahi atau ketahuan mabuk alkohol itu artinya Anda bersiap untuk angkat kaki dideportasi balik kenegara Anda. Bibit onar atau kriminal betul-betul tidak dibiarkan berkembang dinegara ini sedikitpun agar kriminal yang lebih besar tidak terjadi. Jika Anda berkumpul dengan beberapa orang saja tanpa sebab yang jelas akan didatangi oleh polisi dan diselidiki apa yang sedang Anda lakukan jadi jangan terpikir untuk demo ala democrazy disini. Pengemudi kendaraan yang ugal-ugalan hingga menewaskan orang dijalanan akan diganjar penjara plus membayar blood money yang sangat besar jumlahnya. Masih banyak contoh penegakan hukum lainnya yang tegas dan memaksa setiap orang untuk tunduk padanya without exception! Anda yang suka ngebut ugal-ugalan hingga crossing red light silahkan merogoh kocek dalam-dalam 6000 riyals!

Ini bukanlah sebuah kisah dinegeri dongeng tetapi cerita real dimana saya tinggal saat ini. Tentu saja negara ini bukanlah negara yang 100% sempurna dan bebas dari kekurangan, ada kekurangan disana sini sebagaimana kekurangan dinegara Anda/saya pula. Tapi paling tidak dari negara ini ada banyak kebaikan yang bisa dicontoh insyaa Allah. Saya menyengaja sharing kisah ini agar kita selalu mensyukuri nikmat keamanan dimanapun kita berada dan sebaliknya jangan merusak nikmat keamanan yang telah ada walaupun mungkin belum sempurna. Penyesalan selalu datang terlambat…

Anda ingin tahu saya tinggal dinegara mana?
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
*QATAR* Semoga Allah menjaga kebaikan dan keberkahan negeri ini dan negeri kaum muslimin lainnya, aamiin Allahumma aamiin…

“Mintalah kepada Allah akan kemurahan-Nya, karena sesungguhnya Allah senang apabila dimintai (sesuatu).” (HR Tirmidzi dari Ibnu Mas’ud)


Leave a Reply